Showing posts with label Startup. Show all posts
Showing posts with label Startup. Show all posts

Thursday, April 21, 2016

CMS - Dari Waktu ke Waktu

 
Wilujeng ngeBlog Daks..


Dipostingan kali ini ane akan mengulas sedikit tentang perkembangan CMS dari mulai jaman baheula banget sampai sekarang, kalo kata orang sunda itu "ti jaman tai kotok dilebuan nepi ka jaman firaun naek gojek" (dari jaman tai ayam dikasih abu gosok sampe firaun naek gojek - entah apa coincidentnya ane kagak tau). Ya sudah dari pada ngelantur ngomongin tai ayam sama firaun naek gojek, langsung aja cekibrot Daks..

Jika melihat sistem manajemen konten selama bertahun-tahun, dapat dengan mudah disimpulakn bahwa telah terjadi perubahan besar. Pada tahap awal, dokumen secara manual dikonversi ke HTML. Kemudian sejumlah program yang kompleks digunakan untuk membuat konten dan Photoshop untuk mengedit gambar. RTF ke HTML pada umumnya digunakan untuk mengkonversi dokumen kata untuk bahasa HTML. Dreamweaver digunakan dalam banyak kasus untuk mengedit halaman HTML. Setiap koreksi harus dibuat dalam dokumen HTML secara manual dan kemudian dokumen baru perlu di-upload. Semua link yang perlu diperbarui harus mencari dan kemudian mereka harus diubah satu per satu secara manual. Berikut ini adalah perkembangan perangkat lunak CMS :

Tahun 1997
Pembangunan TYPO3 yang dimulai dari awal oleh Kasper Skårhøj pada tahun 1997 dan selesai tahun 1999 menjadi sebuah CMS open source.

Tahun 1999
Intranet Solutions meluncurkan Xpedio, pertama di industri end-to-end web sistem manajemen konten, pada bulan September 1999. Xpedio didasarkan pada inti intranet solusi teknologi, dikombinasikan dengan teknologi yang diperoleh dari akuisisi Akses Info pada bulan September.

Tahun 2000
Software SilverStripe dikembangkan oleh SilverStripe Limited, sebuah perusahaan pengembangan situs web didirikan pada tahun 2000. Pada tanggal 3 Februari 2007, SilverStripe 2.0.0 dirilis publik sebagai perangkat lunak open source.

Tahun 2001
Movable Type adalah weblog sistem yang dikembangkan oleh perusahaan Six Apart versi 1.0 dirilis pada Oktober 2001. Plone, sebuah sistem manajemen konten yang open source atas server aplikasi Zope.

Tahun 2001
Rilis awal Drupal, Awalnya ditulis oleh Dries Buytaert sebagai papan message board, Drupal menjadi sebuah proyek open source pada Januari 2001.

Tahun 2003
Wordpress 0,71-Gold dirilis, tersedia untuk di-download di halaman Arsip Rilis resmi WordPress. Versi versi resmi pertama dari WordPress relased pada Januari 2004.

Tahun 2003
Textpattern adalah konten open source sistem manajemen awalnya dikembangkan oleh Dean Allen, ditulis dalam PHP menggunakan database MySQL.

Tahun 2004
CMS Made Simple dibangun menggunakan PHP yang menyediakan pengembang website dengan utilitas sederhana, mudah digunakan untuk memungkinkan membangun semi-statis situs.

Tahun 2005
Pada 16 September 2005 Joomla 1.0.0 dirilis, dan berbasis open source

Tahun 2005
dotCMS adalah CMS untuk membangun / mengelola website, konten dan aplikasi konten web push.

Tahun 2007
Frog CMS adalah konten open source sistem manajemen awalnya dikembangkan oleh perusahaan Philippe Archambault, adalah port dari Ruby on Rails CMS dikenal sebagai Radiant.

Tahun 2011
Pada bulan April Melody 1.0 dirilis, yang didasarkan pada Movable Type.

Nah sekian timeline ulasan dari ane Daks..
Semoga bermanfaat yot..
See ya at Next Post

CMS - Antara Fungsi dan Keuntungan CMS


http://www.jogjawebseo.com/wp-content/uploads/2015/02/Pengertian-Fungsi-Tujuan-dan-Manfaat-CMS.png 

Wilujeng ngeBlog Daks..

Masih diminggu CMS nih Daks.. Setelah dipostingan ane sedikit menjelaskan apa itu CMS (nih kalo lupa), di postingan ini ane akan menjelaskan manfaat extrak kulit manggis dari penggunaan CMS.. Langsung aja yuk Daks.. Cekibrot..

Apa Manfaat pake CMS emang Jang Admin??

  1. Managemen data : Merupakan fungsi utama CMS, semua data/ informasi baik yg telah ditampilkan atupun yg belum dapat diorganisasikan dan disimpan secara baik. sewaktu-waktu data/ informasi dapat digunakan kembali sesuai kebutuhan.
  2. Mengatur siklus hidup server : Banyak CMS memberikan fasilitas kepada para penggunanya untuk mengelola bagian atau isi mana saja yg akan ditampilkan masa/ waktu penampilan dan lokasi penampilan di server.
  3. Mendukung web templating dan standarisasi : Setiap halaman server yg dihasilkan berasal dari template yg terlebih dahulu disediakan oleh CMS.
  4. Personalisasi server : Setelah sebuah isi ditempatkan kedalam CMS, isi tersebut dapat ditampilkan sesuai keinginan dan kebutuhan penggunanya.
  5. Sindikasi : Memberikan kemungkinan kepada semua server membagi isinya pada server-server lain.
  6. Akuntabilitas : Mendukung alur kerja dan hak akses yg jelas kepada para penggunanya, data/ informasi yg disampaikan dapat dipertanggung jawabkan dengan baik.

Terus Keuntungannya kalo kita pake CMS apa Jang Admin??

  1. Mengelola konten lebih mudah
  2. Level akses user
  3. Konten dan Desain Terpisah
  4. Lebih mudah untuk SEO
  5. Pengembangan dengan extension dan plugin
  6. menghemat waktu dan biaya pembuatan
Nah sekian Daks fungsi dan keuntungan dari CMS. Dari fungsi diatas bisa kita simpulkan kalo fitur utama / peruntukan dari CMS itu adalah :
  1. Mengelola website pribadi
  2. Mengelola website perusahaan/ bisnis
  3. Portal atau website komunitas
  4. Galeri foto, dan lain sebagainya
  5. Forum
  6. Aplikasi E-commerce
Segitu dulu dari ane ya Daks.. See ya at Next Post

sumber : http://elindairmawati.blogspot.co.id/

CMS - Risalah Sang Content Management System


 

 Wilujeng ngeBlog Daks..

Ketemu lagi sama ane setelah sekian lama aku menunggu (Goyang dangdut) ane vakum karena menghadapi serangan dari UTS. Minggu ini ane akan mulai ngeBlog lagi Daks.. Dan yang menjadi pembahasan pada minggu ini adalah cemeses semeces memeces secemes meceses CMS. Apa itu CMS?? Langsung cekibrot dah..
CMS (Content Management System) adalah suatu sistem yang digunakan untuk mengelola dan memfasilitasi proses pembuatan, pembaharuan, dan publikasi content secara bersama (collaborative content management). Content mengacu pada informasi dalam bentuk teks, grafik, gambar maupun dalam format-format lain yang perlu dikelola dengan tujuan memudahkan proses pembuatan, pembaharuan, distribusi, pencarian, analisis, dan meningkatkan fleksibilitas untuk ditransformasikan ke dalam bentuk lain. Terminologi CMS sendiri cukup luas, di antaranya mencakup software aplikasi, database, arsip, workflow, dan alat bantu lainnya yang dapat dikelola sebagai bagian dari mekanisme jaringan informasi suatu perusahaan maupun global.
CMS (Content Management System) terbukti merupakan sebuah aset penting bagi perusahaan untuk mengelola content situs web dan portal secara efisien dan efektif. Saat ini, berbagai perusahaan mengkombinasikan content tak berstruktur dengan transaksi tradisional dan application logic untuk membangun aplikasi berbasis Web. Web application ini mewujudkan interaksi yang lebih personal dengan para user-nya, dan meningkatkan kinerja perusahaan dengan menyediakan layanan mandiri bagi para karyawan, partner, penyedia barang dan pelanggan. Aplikasi berbasis Web yang semakin berdaya, secara tidak langsung meningkatkan peranan dan pentingnya CMS sebagai bagian dari infrastruktur aplikasi perusahaan. Alhasil, pemilihan CMS yang akan diterapkan di perusahaan tidak bisa dianggap remeh.
Dengan adanya CMS yang terintegrasi dengan sebuah WebSite akan memberikan suatu nilai lebih yang akan meningkatkan fungsionalitas dan fleksibiltas dari Web Site tersebut, terlebih pada WebSite yang tujuan pemanfaatannya sebagai media promosi dan membangun citra konsumen, dimana kontinuitas dan inovasi dalam pemasaran produk-produk secara berkala dan berkesinambungan sebagai suatu hal yang memegang peranan penting dalam tercapainya target pemasaran.
CMS (Content Management System) adalah aplikasi web yang siap pakai. Ini merupakan istilah untuk pemilik website mengupdate websitenya tanpat bantuan pengembang web. Yang dilakukan pengembang web hanya installasi awal dan konfigurasi awal saja. Selanjutnya untuk pengisian artikel, gambar, dan konten-konten lainnya bisa dilakukan oleh pemilik website tanpa harus mengetahui kode-kode HTML ataupun pemrograman web seperti PHP atau ASP .NET
CMS sangatlah berguna dan handal untuk memisahkan tangungjawab antara penulis konten dan desainer web. Dengan demikian, desainer web dapat berkonsentrasi pada tugasnya terutama  masalah desain tampilan dan penempatannya. Sementara itu, siapapun  yang tidak memiliki kemampuan teknis dapat bertanggujawab atas masalah konten, misalnya menuliskan kalimat dan meletakkan gambar di situs web. Jadi, cara kerja CMS melibatkan desainer web dan penulis konten.
CMS membuat halaman web menjadi dinamis. Artinya, halaman web belum benar-benar ada sampai kita memastikan untuk memublikasikannya. Dengan demikian, konten dapat di perbaharui dan hasilnya dapat dilihat terlebih dahulu tanpa harus di publikasikan. Halaman web dinamis berguna saat pengembangan konten, tetapi pengembangannya belum seluruhnya selesai.
Sebenarnya CMS sangatlah rumit, berisi ribuan file dan script yang saling bekerjasama, berpadu dengan basis data untuk menghasilkan situs web. Intinya CMS di desain dan di ciptakan oleh tenaga ahli yang mempunyai kemampuan teknis, tetapi dapat digunakan, di atur, dan dijalankan oleh orang awam, sekalipun tidak mempunyai kemampuan teknis.
Nah sekian uraian dari ane tentang CMS Daks.. Semoga bermanfaat ye..
See ya at next post.
sumber :  http://www.gaptex.com

Friday, March 4, 2016

SocialMedia : Ngintip isi Linkedin


Wilujeng ngeBlog Daks..

Melanjutkan runtutan Medsos Week, post ini merupakan lanjutan dari post sebelumnya (disini Daks). Yang ane bahas adalah fitur yang ada dalam Medsos LinkedIn. Cekibrot nyok Daks..

1. Portfolio profil
Beberapa bulan yang lalu, LinkedIn meluncurkan fitur portfolio yang dapat ditambahkan bagian ringkasan, pengalaman atau pendidikan di profil pengguna. Fitur ini sangat berguna untuk pengguna yang berprofesi sebagai pekerja seni atau yang mereka berhubungan dengan dunia visual, seperti desainer grafis, ilustrator, sutradara, arsitek dan fotografer. Pengguna hanya perlu memasang taut ke situs/blog/video yang berisi karyanya dan LinkedIn akan otomatis mengolahnya untuk ditampilkan di profil pengguna.

2. LinkedIn Pulse
LinkedIn Pulse adalah halaman berisi berbagai berita yang ditulis oleh para pengguna LinkedIn lainnya. Dengan topik yang luas dan variatif, pengguna dapat melihat berita yang direkomendasikan LinkedIn pada bagian “Your News”, membaca post yang populer dari tokoh yang sukses di bidangnya pada bagian “Top Post” dan juga mencari topik lainnya di bagian “Discover”. Selain mendapatkan manfaat dari isi topik yang ditulis, pengguna dapat berinteraksi langsung dengan para penulisnya untuk memperluas jaringan.

3. LinkedIn Education
Fitur terbaru LinkedIn ini memampukan pengguna untuk mem-follow halaman universitas seperti halnya halaman perusahaan. Dengan begitu, pengguna dapat mengidentifikasi para alumni atau berita terbaru dari universitas mereka. Para perekrut juga dapat langsung memilih calon karyawan lulusan universitas yang mereka inginkan.

4. Database Kontak
LinkedIn menawarkan kemungkinkan untuk sinkronisasi daftar kontak dengan platform lainnya, seperti Gmail. Jika pengguna mengaktifkan fitur tersebut, ia dapat melihat dengan siapa saja interaksi yang terjadi baik dari LinkedIn maupun platform lain tersebut. Informasi dari profil kontak juga ditampilkan oleh LinkedIn. Untuk menggunakan fitur ini, klik ikon berbentuk roda di sebelah kanan atas halaman “Connections” lalu pilih platform email yang ingin disinkronisasikan.

5. Tag Kontak
Pengguna dapat memberikan tag pada setiap kontak untuk memberikan kategori agar dapat memudahkan pencarian. Beberapa nama tag yang populer untuk digunakan antara lain “kolega”, “bos”, “teman kuliah” atau “teman sekolah”. Selain kategori berdasarkan jabatan, jenis tag yang juga umum digunakan adalah tag berdasarkan jenis industri, seperti “marketing”, “desain” atau “hukum”. Untuk menggunakan fitur tag, letakkan kursor di atas nama pengguna di halaman kontak lalu klik “Tag”.
Fitur LinkedIn lainnya yang sangat berguna untuk memperluas jaringan adalah “Who viewed your profile”, namun fitur ini lebih dititikberatkan pada pengguna LinkedIn Premium.

Nah Daks, gimana fitur LinkedIn cukup seru kan.. Makanya segera bikin account LinkedIn..
See ya at Next Post Daks..

Wednesday, March 2, 2016

Internet Marketer VS Startup?? Battle Round 2!!

Wilujeng ngeBlog Daks,,

Sekarang ane bakal lanjutin postingan sebelumnya (yang ini nih) tentang internet marketing dan startup.. Yok, Cekibrot..

Orang yang memiliki kemampuan di bidang tertentu dan menjual jasa terkait keahliannya tersebut melalui internet sebenarnya sudah bisa disebut seorang internet marketer. Misalnya saja, seorang profesional yang ahli dalam membuat website atau desain kreatif.

Lalu, apakah mereka juga bisa disebut sebagai founder startup? Tentu saja, bila mereka bisa mengembangkan bisnisnya tersebut ke level yang lebih tinggi, bukan hanya perorangan saja. Misalnya saja Sribu.com, salah satu startup di bidang jasa desain kreatif yang sudah cukup populer di Indonesia.
Saya yakin ada banyak sekali orang Indonesia yang punya kemampuan dalam membuat desain kreatif, baik itu desain logo, banner, cover, dan lainnya, termasuk desain website. Namun tidak banyak orang yang mampu membangun sebuah startup bisnis yang bisa mempertemukan para desainer dengan klien.
Saat Anda menjual kemampuan khusus Anda via online secara perorangan, maka Anda bisa disebut sebagai internet marketer. Dan ketika Anda mampu membangun bisnis dengan menjual jasa Anda secara profesional dan melibatkan banyak orang yang bekerja dengan Anda, maka Anda sudah bisa disebut sebagai seorang startup founder.

Legalitas bisnis adalah salah satu hal yang sangat diperhatikan oleh para founder startup. Tidak seperti blogger atau internet marketer kebanyakan yang tidak terlalu memperhatikan tentang legalitas bisnis mereka, para pelaku startup bisnis sangat memperhatikan hal yang satu ini.

Saya mengenal beberapa blogger dan internet marketer yang memiliki penghasilan ratusan juta per bulan dari kegiatan mereka di internet. Tapi ketika ditanya mengenai legalitas bisnisnya, mereka terkesan kurang perduli. Misalnya teman saya seorang internet marketer yang punya penghasilan ratusan juta per bulan dari blognya, tapi bisnisnya tersebut tidak memiliki legalitas yang jelas. Seorang startup founder biasanya memiliki visi dan misi yang jelas mengenai bisnis yang dibangun, dan legalitas bisnis menjadi perhatian khusus bagi mereka.

Nah dari penjelasan singkat di atas kita bisa melihat sedikit perbedaan antara seorang internet marketer dengan startup founder. Sekian dari ane Daks,
See ya at Next Post

Internet Marketer VS Startup?? Battle!!

Wilujeng ngeBlog  Daks…

Di Post kali ini ane bakal  bahas sedikit tentang istilah yang lumayan banyak di dengar di dunia per-E-Commerce-an (Bahasa Absurd di abaikan aja Daks)..  yaitu Internet Marketer vs Startup..
Apa Bedanya?? Cekibrott,,

Di artikel terdahulu ane pernah memuat artikel tentang startup dan perkembangannya di Indonesia. Sekedar mengingatkan kembali defenisi startup, “startup merujuk pada perusahaan yang belum lama beroperasi. Perusahaan-perusahaan ini sebagian besar merupakan perusahaan yang baru didirikan dan berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat.” Begitu juga pembahasan mengenai internet marketing dan beberapa bentuk pemasaran online yang populer di kalangan para pebisnis online, topik ini pernah saya bahas di artikel mengenai internet marketing.

Walaupun banyak orang yang menganggap keduanya berbeda, sebenarnya internet marketer dan pelaku startup ini tidak jauh berbeda. Di mata para pelaku startup seorang internet marketer itu seperti orang “AUTIS” yang lebih suka bekerja sendiri (self employe) dan tidak suka bekerja dengan banyak orang, misalnya seorang blogger preneur. Padahal sebenarnya tidak selalu seperti itu. Sedangkan Startup sendiri di mata para internet marketer, mereka dianggap bekerja sangat lambat dan menghamburkan banyak uang untuk riset produk dan develop produknya, plus tidak bisa menghasilkan uang dalam waktu cepat seperti kebanyakan para internet marketer.

Paradigma mengenai pelaku startup dan internet marketer tersebut sebenarnya sah-sah saja. Tapi mari kita melihat mereka dari sudut pandang yang berbeda :
Seorang internet marketer biasanya memiliki kemampuan dasar dalam membuat sebuah blog/ website atau toko online. Selain itu, internet marketer juga memiliki skill dalam hal pemasaran sehingga website mereka mendapatkan trafik dan pembeli dari internet, baik itu via search engine maupun via social media.
Dari sini kita sudah bisa melihat bahwa sebenarnya internet marketer dan pebisnis startup itu sebenarnya tidak jauh berbeda, walupun memang jalur yang mereka lalui tidak akan pernah sama. Salah satu yang membuat mereka berbeda adalah jenis bisnis dan kemampuan dalam pengembangan bisnis mereka.
Seorang blogger bisa menghasilkan puluhan juta hingga ratusan juta rupiah per bulan hanya seorang diri. Mungkin saja dia berpikir “kalau saya bisa menghasilkan ratusan juta rupiah hanya seorang diri, ngapain repot-repot menghabiskan uang/ waktu membangun tim untuk bikin startup?”. Namun seorang startup entrepreneur tidak akan berpikir seperti itu, dia akan membangun blog/ websitenya menjadi sesuatu yang lebih besar dan membentuk tim. Kita bisa belajar hal ini dari Pete Cashmore, founder Mashable.com.

mau tau selanjutanya daks.. Yok Cek Post selanjutnya..

Monday, February 29, 2016

Tips : Mulai Bisnis Online Siapa Takut

Wilujeng ngeBlog Daks..

Hari ini ane mau bahas beberapa tips buat ente – ente yang tertarik dengan berbisnis secara online. Supaya bisnis ente cepet berkembang, simak nih langkah – langkah berikut.. Cekibrot..

1. Tekan Biaya Pengiriman Seminimal Mungkin

Biaya kirim dalam sebuah bisnis online kalau gak diperhatikan bisa jadi masalah yang akan menghambat bisnis. Kadang perbedaan yang tidak seberapa dalam biaya pengiriman, bisa membuat konsumen kabur Daks.
Pastinya konsumen ingin mendapat penawaran yang murah meriah. Jika memungkinkan, dengan kalkulasi yang jitu ente juga bisa membuat biaya pengiriman menjadi gratis. Karena saat ini semakin banyak eCommerce yang menawarkan free ongkir pada tiap produknya.

2. Cari Unique Selling Point
Dengan sebuah USP ente bakal punya identitas yang ngebedain OL Shop ente dengan pesaing lain dan membantu menggambarkan serta menyelaraskan merek, USP juga memungkinkan kita untuk menargetkan konsumen secara efektif, dan menarik lebih banyak pembeli yang pada akhirnya membuka kemungkinan untuk meningkatkan penjualan.

3. Transaksi yang Transaparan
Pastikan rincian penting seperti informasi yang mengharuskan kontak bisnis udah dipasang di OL Shop ente semua. Selain itu pastikan informasi sebuah produk benar – benar transparan dan akurat supaya konsumen tidak merasa ditipu/dibohongi.

4. Pake Prinsip Aman, Nyaman, Terpercaya
Terutama dalam hal pembayaran, ente semua mesti menjaga tiga unsur diatas. Baik kartu kredit, PayPal, ataupun dengan transfer bank lokal, yang paling utama buat konsumen ialah keamanan, kenyamanan dan keterpercayaan sistem yang ada dalam OL Shop yang ente kelola.  Konsumen lebih cenderung untuk melakukan pembelian jika mereka dapat melihat pilihan mereka bisa dipercaya sebelum mereka berkomitmen untuk membeli.

5. Transaksi Gak Pake Ribet
Semakin sederhana proses transaksi, semakin banyak konsumen yang meminati OL Shop ente. Konsumen lebih suka jika proses transaksi berjalan lebih cepat, akurat dan mudah untuk menghemat waktu.
Perlu juga kita ingat, ketika seseorang memutuskan untuk menggunakan layanan online, baik itu berbelanja atau bertransaksi lainnya, tentu dibarengi dengan keinginan untuk mendapatkan kemudahan-kemudahan dan bisa memotong proses transaksi yang panjang.

Nah Segitu dari ane Daks, See ya at Next Post..

Sunday, February 28, 2016

Istilah Startup di E-Commerce

Wilujeng ngeBlog Daks..

Ketemu lagi sama ane, Jang Admin dalam postingan kali ini yang akan membahas tentang arti dan makna dari kehidupan startup. Supaya lebih cepet langsung Cekibrot aja Daks..

Startup?? Apa artinya??

Kata Startup merupakan serapan dari Bahasa Inggris yang berarti tindakan atau proses memulai sebuah organisasi baru atau usaha binis oleh sebuah perusahaan yang masih dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat.
Istilah statrup mulai populer sekitar tahun 1998 – 2000 ketika perusahaan sedang gencar-gencarnya membuka website pribadinya. Makin banyak orang yang mengenal internet sebagai ladang baru untuk memulai bisnisnya. Dan waktu itu pula lah, Startup lahir dan berkembang. Namun menurut Ronald Widha dari TemanMacet.com, Startup tidak hanya perusahaan baru yang bersentuhan dengan teknologi, dunia maya, aplikasi atau produk tetapi bisa juga mengenai jasa dan gerakan ekonomi rakyat akar rumput yang bisa mandiri tanpa bantuan korporasi-korporasi yang lebih besar dan mapan.
Beberapa karakteristik perusahaan Startup tersebut diantaranya:
  • Usia perusahaan kurang dari 3 tahun
  • Jumlah pegawai kurang dari 20 orang
  • Pendapatan kurang dari $ 100.000/tahun
  • Masih dalam tahap berkembang
  • Umumnya beroperasi dalam bidang teknologi
  • Produk yang dibuat berupa aplikasi dalam bentuk digital
  • Biasanya beroperasi melalui website

Di Indonesia sendiri Perkembangan Startup gimana Jang Admin??

Perkembangan Startup di Indonesia bisa dikatakan cukup pesat menggembirakan. Setiap tahun bahkan setiap bulan banyak founder-founder (pemilik) Startup baru bermunculan. Menurut dailysocial.net, sekarang ini terdapat setidaknya lebih dari 1500 Startup lokal yang ada di Indonesia. Potensi pengguna internet Indonesia yang semakin naik dari tahun ke tahun tentunya merupakan suatu lahan basah untuk mendirikan sebuah Startup.
Berdasarkan beberapa riset, pada tahun 2013 saja diperkirakan pengguna internet di Indonesia mencapai 70 juta orang, bisa dibayangkan berapa jumlah user internet Indonesia beberapa tahun kedepan. Selain itu daya beli masyarakat yang meningkat seiring dengan naiknya pendapatan perkapita masyarakat negeri ini ikut mempengaruhi perkembangan industri digital.

Di Indonesia sekarang ini telah banyak berdiri komunitas founder-founder Startup. Seperti Bandung Digital Valley (bandungdigitalvalley.com), Jogja Digital Valley (jogjadigitalvalley.com), Ikitas (www.ikitas.com) Inkubator Bisnis di Semarang, Stasion (stasion.org) wadah bagi Startup lokal kota Malang, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dengan adanya komunitas ini tentunya akan memudahkan para founder untuk saling sharing, membimbing bahkan untuk menjaring investor. Para founder dapat pula mengikuti kompetisi yang diadakan oleh beberapa perusahaan seperti Telkom untuk menjadi investor mereka.Startup-Startup lokal yang kini sudah mencetak sukses di dunia maya diantaranya Kaskus dan Urbanesia.

Nah, Segitu dulu dari ane Daks, semoga Startup lokal Indonesia bisa terus bertambah dan berkembang sehingga bisa merambah pengguna internet internasional seperti Facebook, Twitter, dan lain-lain.
See ya at Next Post Daks..

Sumber : http://detik.com
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html