Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Thursday, April 7, 2016

Games : Developer Sukses dari Tanah Air

Wilujeng ngeBlog Daks..
Dipostingan kali ini ane akan mengajak ente untuk mengulas beberapa developer games indonesia yang sukses dalam menjalankan bisnisnya dengan karya yang berkualitas, original dan diakui oleh dunia.. Yot Cekibrot Daks..

1. Alegrium (www.alegrium.com)
Developer game yang satu ini didirikan pada tahun 2011 dan berbasis di Jakarta. Salah satu prestasi membanggakan yang telah ditorehkan Alegrium adalah membuat game yang sukses diunduh dan dimainkan oleh 15 juta pengguna smartphone di dunia. Salah satu game andalan Alegrium adalah seri Icon Pop yang terkenal dan dapat diunduh melalui platform Android di sini dan iOS di sini secara gratis.

2. Kidalang (kidalang.com)
Sesuai dengan pemilihan namanya yang unik, Kidalang mencoba menyajikan konsep alur cerita ala “dalang” pada game yang dikembangkan.Startup yang satu ini telah berhasil meluncurkan dua game bergenre RPG-Science Fiction, yakni Sage Fusion dan Sage Fusion 2. Sage Fusion 2 berhasil meraih prestasi yang membanggakan sebagai pemenang kategori game RPG terbaik pada ajang Tizen App Challenge.

3. Maximize Games (www.maximizegames.com)
Maximize Games tak hanya berkecimpung dalam dunia game untuk smartphone. Bersama dengan Big Fish Games (www.bigfishgames.com)  (sebagai publisher), tim developer game yang satu ini sering mengembangkan game PC bergenre edukasi dan puzzle.

4. Menara Games (www.menaragames.com)
Menara Games merupakan developer mobile game pertama di Indonesia. Didirikan tahun 2005, hingga saat ini Menara Games tetap konsisten menciptakan sejumlah game PC dan smartphone yang kerap kali menduduki posisi top chart untuk genre casual dan RPG. Salah satu karya andalannya yang keren dan patut diunduh secara gratis melalui Android dan iOs adalah Ninja Fishing.

5. Own Games (www.own-games.com)
Bila kebanyakan developer game Indonesia berfokus pada platform Android dan iOs, lain halnya dengan startup yang satu ini. Karya-karya Own Games mayoritas dikembangkan untuk Nokia Asha dan platform Windows Phone. Hingga April 2014 ini setidaknya Own Games telah berhasil mengembangkan 10 games yang sudah diunduh lebih dari 3,9 juta kali oleh para pengguna smartphone berbasis Windows. Salah satu game andalan developer yang satu ini adalah Eyes on Dragon, dengan maskot berupa naga kuning kecil yang menggemaskan.

6. Tinker Games (www.tinkerworlds.com)

Bandung sepertinya menjadi surga bagi para developer game untuk mengembangkan inspirasi pembuatan game. Hal ini dibuktikan pula oleh prestasi Tinker Games, startup asal Bandung yang menangani pembuatan game untuk beragam platform seperti Android, iOs, Windows Phone dan Nokia Asha. Salah satu proyek besar Tinker Games adalah game petualangan berkonsep  shooter dengan kebutuhan kapasitas memori mencapai 400 mb yang diberi nama Inheritage. Game ini mengetengahkan beragam unsur kebudayaan Indonesia dalam alur ceritanya.

7. Toge Productions (www.togeproductions.com)
Namanya unik dan terkesan asal-asalan, Namun rupanya karya-karya yang dihasilkan Toge Production tidak se-nyeleneh namanya. Toge Production berhasil mengembangkan game bertajuk Infectonator yang telah diunduh oleh lebih dari 159 juta pengguna smartphone di seluruh penjuru dunia.
Kemenangan yang diraih Toge Production dalam sejumlah ajang menjadi motivasi bagi startup ini untuk mengembangkan beragam game yang lebih canggih lagi sesuai dengan selera pasar. Perusahaan yang didirikan pada tahun 2007 ini berbasis di Jakarta dan tengah mengembangkan mobile game lain untuk melengkapi seri Zombi-Infectonator yang sukses di pasaran.

8. Touchten Games (Touchten.com)
Touchten Games merupakan satu-satunya developer game Indonesia yang berhasil menduduki seri B untuk kategori perputaran pembiayaan. Berbasis di Jakarta, Touchten Games berhasil mengembangkan sejumlah game yang menjadi hits di pasar internasional, seperti Train Legend, Ramen Chain dan infinite Sky.
Ramen Chain adalah salah satu game andalan Touchten Games dengan genre time management. Kesempurnaan grafis dan alur cerita membuat game ini digila-gilai oleh para pengguna smartphone. Saat ini Touchten Games juga sedang mengembangkan own publishing paltform, agar dapat menerbitkan beragam games-nya secara mandiri.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa developer game di Indonesia. Keberadaan karya asli anak bangsa tersebut hendaknya menjadi motivasi bagi anak muda lainnya untuk senantiasa menghasilkan karya original yang berkualitas.
See ya at Next Post ya daks..

Saturday, March 26, 2016

ISP - Stage : ISP di Indonesia Daks..


Wilujeng ngeBlog Daks,


Di stage kali ini ane akan membandingkan secara sekilas mengenai beberapa ISP yang ada di Indonesia nih Daks.. Ternyata jumlah provider  internet ini sangat banyak loh Daks. Ada lebih dari dari 300 penyedia ISP baik yang bersifat perseorangan maupun perusahaan di bawah lindungan Tbk. Pengen tau kan apa ISP yang terpopuler di Indonesia apa aja??
Yoot Cekibrot Daks..

 1. IndiHome
Layanan internet  Telkom yang satu ini tidak asing lagi terdengar di telinga kita, dulunya kita kenal dengan Speedy, sekarang namanya berubah jadi IndiHome , bukan hanya namanya yang berubah tentu teknologinya pun semakin canggih. IndihHome menggunakan teknologi fiber optik yang menjadikan koneksi internet yang lebih stabil. IndiHome diluncurkan pada bulan Januari 2015 dan setahun kebelakang ini pelayanannya cukup menjajinkan rupanya. Untuk paket rumahan dengan kecepatan 10Mbps berlaku fair usage 300GB. Setelah pemakaiannya melewati batas tersebut, kecepatan akan diturunkan menjadi 75 persen dari kecepatan awal. Lalu, setelah melewati fair usage 400 GB, kecepatan akan kembali diturunkan menjadi 40 persen dari kecepatan awal.

2. BizNet
Layanan internet yang satu ini menawarkan paket internet yang dikombinasikan dengan siaran TV kabel berkualitas HD. Layanan internet fiber optik Biznet, kini telah menjangkau 70 kota di Jawa, Bali, dan Sumatera. Biznet memiliki kecepatan maksimal hingga 100 Mbps.Biznet menyediakan layanan yang disebut Biznet Home Combo, yaitu layanan Internet Ultra Cepat dan Cable TV High Definition terbaik untuk pengguna perumahan dan apartemen.


3. First Media
Firstmedia adalah layanan internet yang cepat juga ,dilihat pada bulan September 2013, Firstmedia menjadi provider pertama di Indonesia yang menghadirkan kecepatan internet sampai dengan 100 Mbps. Firtsmedia didukung olehteknologi kabel fiber-coaxial hybrid sebuah teknologi yang menggabungkan kabel serat optik dengan teknologi antena satelit, Firstmedia menjanjikan koneksi data yang stabil untuk balads gunakan internetan tiap hari dengan super kencang.



4. My Republic
Ketika kemunculan pertamanya provider ini menggunakan teknologi FTTH (Fiber to the Home) berani menyediakan empat pilihan paket internet, mulai dari 50 Mbps sampai 300 Mbps, dengan harga yang relatif murah dibanding ISP yang lain. Tentu hal ini membuat masyarakat histeris hehe biasanya kalo udah denger yang murah murah langsung tergoda.



5. MNC Play Media
ISP ini bekerja sama dengan ZTE, menawarkan akses kecepatan internet hingga 200Mbps. Teknologi yang digunakan adalah FFTH ( Fiber To The Home) yang memungkinkan dapat menghubungkan sekitar dua juta rumah pengguna di sepuluh kota besar Indonesia menggunakan kabel fiber optik khusus. Ketika fiber-coaxial hybrid masih menggunakan penghubung non-optik, FTTH sepenuhnya menggunakan kabel serat optik sampai ke pusat koneksi internet yang digunakan.


6. Indosat Ooredo
Layanan internet ini muncul pada pertengahan Februari 2016, merupakan output dari layanan internet  broadband operator selular indosat. Ooredoo, menawarkan kecepatan yang tidak tanggung-tanggung hingga 1 Gbps Gileeee. Kecepatan tersebut bisa didapatkan karena  teknologi FTTH (fiber to the home) yang digunakannya. 


Nah sekian ulasan ane tentang beberapa ISP yang paling populer di Indonesia Daks, See ya at Next Post yoot..

sumber : http://www.ebisnisupdate.blogspot.co.id

ISP - Stage : Kecepatan Internet Indonesia

Wilujeng ngeBlog Daks..

Dipostingan kali ini ane akan membahas mengenai kecepatan internet di Indonesia nih Daks..
Langsung cekibrot Daks..

Pengembangan jaringan telekomunikasi kanal lebar berbasis kabel serat optik telah dicanangkan sejak 1996 melalui Program Nusantara 21. Namun, program itu terhenti sebelum masuk abad ke-21. Kebijakan yang tak konsisten ini menyebabkan Indonesia kini tertinggal dalam layanan telekomunikasi di kawasan ASEAN serta masih menghadapi masalah kesenjangan layanan informasi dan komunikasi. Posisi negara ini menurun dari posisi pertama pada era 1970 hingga 1980-an menjadi di bawah empat negara, yaitu Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Dalam jumpa pers awal pekan ini tentang rencana penyelenggaraan ASEAN Chief Information Officer Forum II yang akan diselenggarakan di Jakarta pada Juni mendatang, Setyanto mengatakan, dalam penyediaan layanan telekomunikasi, Indonesia mengandalkan jaringan nirkabel, yaitu sistem seluler dan satelit. Padahal, jenis prasarana telekomunikasi ini lebih rendah dalam hal kualitas dan kecepatan penyampaian sinyal dibandingkan sambungan kabel serat optik.

Jaringan telekomunikasi di Indonesia, ujar mantan Direktur Utama PT Telkom Indonesia itu, 95 persen berupa telekomunikasi nirkabel dengan kualitas sambungan yang buruk.

”Dengan sarana ini, komunikasi suara saja buruk, apalagi data, gambar, dan video,” ujar Setyanto.

Seharusnya, menurut dia, Indonesia mengikuti tren pengembangan telekomunikasi yang terjadi di dunia. Layanan telekomunikasi di negara maju, 60 persen menggunakan kabel serat optik. Teknologi itu memiliki beberapa kelebihan, antara lain bebas gangguan, berkecepatan tinggi, dan berkapasitas tinggi.

Masalah layanan telekomunikasi ini akan menjadi salah satu bahasan dalam forum tersebut. Selain itu, juga akan dibicarakan tentang penerapan satu sistem operasi (platform) yang akan dipakai di kawasan ASEAN.

Dalam hal ini akan dibahas kembali program ASEAN Go Open Source, yang pernah dicanangkan beberapa tahun lalu, kata Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Hammam Riza.

Nah, segitu dari ane Daks, See ya at next post yoot..

Friday, March 25, 2016

ISP - Stage : ID-CERT

Wilujeng ngeBlog Daks,

Di stage ini ane akan mengulas sedikit tentang sebuah organisasi yang masih dalam naungan APJII yaitu ID-CERT. Kalo mau lebih tau langsung play aja dah Daks,.. Cekibrot..

Apa sih ID-CERT Jang Admin??

CERT (Computer Emergency Response Team) adalah tim koordinasi teknis terkait insiden di Internet di seluruh dunia. Selanjutnya, tim ini disempurnakan lagi lewat RFC 2350 dengan nama CSIRT (Computer Security Incident Response Team).

CERT/CSIRT di setiap negara umumnya dibangun oleh komunitas, walaupun ada juga yang didukung oleh pemerintah, sebagai contoh KrCERT (Korea Selatan), JPCERT (Jepang), dan AusCERT (Australia). Perlu juga disadari bahwa CERT/CSIRT di tiap negara memiliki beragam kewenangan pekerjaan dan konstituen yang digarap. Sebagai ilustrasi, CERT Korea Selatan memiliki kewenangan hingga persoalan keamanan sibernetika nasional; sedangkan dalam hal konstituen, CERT Australia memiliki model pembiayaan dari konstituen dan anggota.
Terdapat juga CERT/CSIRT yang dibangun oleh komunitas terbatas atau pemerintah dengan ruang lingkup yang terbatas, dan untuk kalangan tertutup, sebagai contoh MilCERT (Militer), GovCERT (Institusi Pemerintah), BankingCERT (perbankan), dan ISPCERT (ISP).
Koordinasi CERT/CSIRT dilakukan dalam suatu negara (baik dengan sesama CERT/CSIRT atau organisasi lainnya) dan juga lintas negara. Sering di antara CERT/CSIRT dilakukan koordinasi terkait insiden Internet. Hubungan baik perlu dibangun antar CERT/CSIRT, di antaranya lewat forum regional APCERT (Asia Pacific CERT) yang diikuti oleh seluruh CERT di Asia Pasifik; dalam hal ini ID-CERT termasuk salah satu pendiri APCERT.

 Terus untuk Sejarah awal mulanya gimana??

ID-CERT atau Indonesia Computer Emergency Response Team adalah tim CERT pertama yang berdiri di Indonesia, pada 1998. ID-CERT merupakan tim koordinasi teknis berbasis komunitas dan untuk komunitas yang bersifat independen.
Didirikan oleh Budi Rahardjo, ID-CERT bersama JP-CERT (Jepang) dan AusCERT (Australia) adalah pendiri forum APCERT (Asia Pacific Computer Emergency Response Team).
Peran ID-CERT dalam hal fungsi koordinasi teknis terhadap komplain yang diterima dan bersifat reaktif, baik di dalam negeri maupun ke luar negeri.
Pembentukan ID-CERT diawali dengan "nekat", berdasarkan pertimbangan belum adanya CERT di Indonesia pada saat itu, tahun 1998. Dengan bentuk informal dan yang lebih penting didaftarkan terlebih dulu, dibentuklah ID-CERT. Pada masa itu negara-negara di sekitar Indonesia juga mulai mengupayakan pembentukan CERT masing-masing dan hal ini berlanjut ke forum Asia-Pasifik, yang kemudian menjadi cikal-bakal APCERT.
Pertemuan APCERT pertama dihadiri oleh Budi Rahardjo dan Andika Triwidada di Tokyo, Jepang, pada tahun 2001. Pertemuan APCERT menjadi agenda rutin tahunan yang dilangsungkan secara bergantian di antara anggotanya. Dua negara yang paling aktif di APCERT adalah Australia dan Jepang.
Kendala dari ID-CERT untuk menghadiri acara rutin APCERT adalah pendanaan, yang hingga hari ini belum mampu berswadaya. Dari sisi organisasi, ID-CERT ingin tetap berdiri sebagai organisasi non-pemerintah, independen, namun mendapat alokasi pendanaan dari pemerintah sebagai kontribusi terhadap CERT.
Dengan bentuk yang sekarang ID-CERT bersikap reaktif (bukan aktif) terhadap  kasus yang masuk atau dilaporkan oleh pihak lain. ID-CERT juga tidak memiliki kewenangan untuk menyelidiki kasus secara/hingga tuntas, melainkan hanya menjadi penghubung yang dapat dipercaya, terutama oleh pihak yang melaporkan adanya insiden.

Nah untuk visi dan misi nya sendiri apa aja tuh Jang  Admin??
  1. Meningkatkan awareness keamanan Siber di Indonesia
  2. Tujuan ID-CERT adalah untuk melakukan koordinasi penanganan insiden yang melibatkan pihak Indonesia dan luar negeri.
  3. Menginformasikan berbagai keluhan atas insiden jaringan, serta bergantung sepenuhnya pada kerjasama dengan para pihak yang terlibat dalam insiden jaringan terkait.
  4. Membangun komunitas CERT indonesia.
  5. Memasyarakatkan pentingnya keamanan internet di Indonesia.
  6. Melakukan berbagai penelitian di bidang keamanan Internet yang dibutuhkan oleh komunitas Internet Indonesia
Nah, kira - kira sekian ulasan tentang ID-CERT Daks,
See ya at Next Post yoot...

ISP - Stage : APJII


 

Wilujeng ngeBlog Daks,

Dipertemuan kali ini ane akan membahas mengenai satu organisasi yang tentunya gak bisa lepas dari ISP di Indonesia, yoot Cekibrot Langsung..

APJII?? Appan tuh Jang Admin??

APJII merupakan asosiasi yang bergerak dibidang jasa internet yang mengatur tarif jasa internet, pengembangan jasa internet dan lain sebagainya.

APJII mempunyai program-program seperti :
  • Tarif jasa internet
  • Pembentukan Indonesia-Network Information Center
  • Pembentukan Indonesia Internet Exchange
  • Negosiasi Tarif Infrastruktur Jasa Telekomunikasi
  • Usulan jumlah dan jenis provider

APJII juga memiliki misi dan tujuan sebagai berikut :
  • Membantu para anggota dalam menyediakan jasa Internet yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia.
  • Memasyarakatkan Internet dalam menunjang pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.
  • Mendukung terciptanya peluang bisnis pengusaha Indonesia melalui penyediaan sarana informasi dan komunikasi global.
  • Membantu pemerintah dalam usaha pemerataan ekonomi di tanah air melalui kesempatan akses terhadap informasi dan komunikasi secara merata di seluruh pelosok Indonesia.
  • Membantu para anggota dalam menyediakan sumber-sumber informasi mengenai Indonesia.
  • Meningkatkan partisipasi masyarakat Indonesia dalam kerjasama Internasional.
  • Tugas-tugas pokok APJII adalah :
  • Membina dan mengembangkan rasa kesatuan dan persatuan di antara para anggotanya.
  • Melindungi kepentingan para anggota.
  • Membantu usaha arbitrase dalam arti menengahi, mendamaikan dan menyelesaikan diantara anggota.
  • Menyelenggarakan komunikasi dan konsultasi antar anggota, antara anggota dengan Pemerintah dan antara anggota dengan asosiasi/organisasi semitra di dalam dan luar negeri, serta dunia usaha pada umumnya.
  • Menyelenggarakan hubungan dengan badan perekonomian dan badan-badan lain yang berkaitan dengan dan bermanfaat bagi APJII, baik nasional maupun Internasional.
  • Menjadi mitra Pemerintah dalam membangun sarana informasi dan komunikasi Nasional dan Internasional, sehingga seluruh sumber daya yang ada dapat digerakkan secara terpadu, efisien dan efektif.
Berdirinya asosiasi yang melayani jasa internet ini diharapkan dapat membantu perkembangan internet saat ini menjadi lebih baik. Perkembangan Internet saat ini sangat pesat, karena begitu banyak orang-orang yang memakai jasa Internet ini. Dengan content-content yang baru dan semakin interaktif, menarik perhatian para pangunjung dunia maya untuk menjelajahi web-web tersebut. Masing-masing web berlomba menyajikan content terbaik yang memuaskan pengunjung. Karena web itu dapat dinilai berkualitas dari content-content yang disajikan.

Bagaimana kita menilai content yang sehat atau tidak? Content yang sehat adalah content yang bersifat positif, dapat memberikan manfaat-manfaat yang baik bagi pengunjung, dan memiliki sifat mendidik. Sesuai dengan UU ITE yang telah dibuat, diharapkan dapat menciptakan website-website yang memiliki content yang berkualitas dan sehat sesuai dengan hukum yang berlaku.

Nah, sekian ulasan dari ane Daks..
See ya at Next Post yoot..

ISP - Stage : Roadmap Konvergensi Infrasturktur TI



Wilujeng ngeBlog Daks,

Dipertemua kali ini ane akan membahas mengenai roadmap dari konvergensi Infrasturktur TI di Indonesia yang disusun oleh komunitas ICT Indonesia.. Mau tau gimana ceitanya kan Daks?? Langsung Cekibrot aja..

Gimana tadi Jang Admin Roadmap nya??

Dalam rangkaian acara APRICOT (Asia Pacific Internet Conference on Operational Technologies) yang berlangsung pada bulan Pebruari 2007 di Bali, Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar pada tanggal 26 Pebruari 2006 pada forum APRICOT tersebut telah berkesempatan untuk menjadi moderator sesi khusus seminar Indonesia Stream yang mempresentasikan konsep Deklarasi ICT Bali. Deklarasi tersebut diharapkan dapat semaksimal mungkin untuk mendorong berbagai kepentingan para pihak yang berkepentingan dengan pengaturan, penyelenggaraan dan penggunaan ICT secara realistis. Paling tidak deklarasi tersebut dapat menjadi common sense yang dapat menjadi fasilitator pemetaan ICT secara time-based targets dan reality-based objectives . Bahwasanya sejumlah sikap pesimisme sempat muncul dalam deklarasi tersebut sangat mudah dipahami, karena sejauh ini sudah sering muncul deklarasi serupa namun lemah dalam tindak lanjutnya. Namun demikian dalam deklarasi tersebut Ditjen Postel bersama seluruh stake-holders yang ada sangat mendorong agar komitmen yang ada tersebut harus saling dikritisi dan dikoreksi bersama seoptimal mungkin berdasarkan target konkret data secara akseleratif dari berbagai unsur yang ada.

Pada kenyataan, sikap pesimisme yang ada tersebut ternyata justru telah menjadi driving force berbagai pihak untuk menyikapinya secara bijaksana dan lebih sistematis namun konkret untuk mengejar target penyelesaian dan penjabaran tindak lanjut deklarasi tersebut. Tantangan pesimisme tersebut akhirnya terespon secara konkret ketika di saat rangkaian puncak acara upacara Peringatan Hari Bhakti Postel ke-62 pada tanggal 27 September 2007 yang lalu Dirjen Postel di Jl. Cilaki Bandung di hadapan Menteri Kominfo Mohammad Nuh (selaku Inspektur Upacara) dan seluruh hadirin peserta upacara telah membacakan pengantar Rancangan Roadmap Konvergensi Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia. Rancangan. Rancangan ini merupakan merupakan hasil maksimal secara konkret dari Deklarasi ICT Bali 2007 yang disusun bersama-sama oleh para stakeholers ICT di Indonesia. Dalam deklarasi di Bali tersebut disebutkan di antaranya, bahwa hasil penjabaran penyusunan konkretnya akan dilakukan bertepatan dengan puncak acara Hari Bhakti Postel 2007 dan itu akhirnya telah secara konsisten terpenuhi janji dan komitmennya hingga berlangsung pada tanggal 27 September 2007 lalu.


Ditjen Postel merasa perlu bersama berbagai pihak (termasuk APJII) untuk menyusun roadmap infrastruktur ini sebagai pedoman bagi seluruh stakeholders sektor telekomunikasi dalam menyamakan langkah dan persepsi terkait dengan perkembangan telekomunikasi. Rancangan ini diharapkan dapat memudahkan regulator, penyelenggara jaringan dan layanan, para investor, penyelenggara bisnis pendukung maupun konsumen dalam menyikapi perkembangan telekomunikasi hingga tahun 2011. Rancangan ini juga memuat sejumlah jadwal pelaksanaan proses migrasi menuju konvergensi telekomunikasi hingga tahun 2011. Oleh karena itu melalui Siaran Pers ini, Ditjen Postel mulai tanggal 1 s/d. 31 Oktober 2007 akan mengadakan konsultasi publik dengan tujuan untuk menyempurnakan rancangan ini. Tsanggapan terhadap rancangan ini diharapkan dapat dikirimkan via email ke: gatot_b@postel.go.id dan ismail@postel.go.id . Dengan demikian, yang perlu ditanggapi adalah narasi dan presentasinya.

Nah kira - kira segitu sedikit ulasan ane tentang Roadmap Konvergensi TI di Indonesia.
See ya at Next Post yo Daks.. 

ISP - Stage : BRTI



Wilujeng ngeBlog Daks..

Dipertemuan kali ini ane akan membahas mengenai sebuah lembaga yang berfungsi untuk mengatur sistem telekomunikasi di Indonesia. Langsung aja cekibrot Daks..

Apa itu BRTI Jang Admin??

BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) dalah sebuah lembaga yang berfungsi sebagai badan regulator telekomunikasi di Indonesia. Badan ini diharapkan dapat melindungi kepentingan publik (pengguna telekomunikasi) dan mendukung serta melindungi kompetisi bisnis telekomunikasi sehingga menjadi sehat, efisien dan menarik para investor. Tanggal 11 Juli 2003 akhirnya pemerintah mengeluarkan Keputusan Menteri Perhubungan No. 31/2003 tentang penetapan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). BRTI adalah terjemahan IRB versi pemerintah yang diharapkan pada akhirnya menjadi suatu Badan Regulasi yang ideal.

Terus Fungsi dan wewenangnya apa Jang Admin??

A.  Sesuai keputusan menteri n 23, yaitu : Pengaturan, meliputi penyusunan dan penetapan ketentuan penyelenggaraan jaringan telekomunikasi dan penyelenggaraan jasa telekomunikasi, yaitu :
  1. Perizinan penyelenggaraan jaringan telekomunikasi dan penyelenggaraan jasa telekomunikasi;
  2. Standar kinerja operasi;
  3. Standar kualitas layanan;
  4. Biaya interkoneksi;
  5. Standar alat dan perangkat telekomunikasi.
B. Pengawasan terhadap penyelenggaraan jaringan telekomunikasi dan penyelenggaraan jasa telekomunikasi, yaitu :
  1. Kinerja operasi;
  2. Persaingan usaha;
  3. Penggunaan alat dan perangkat telekomunikasi.
C. Pengendalian terhadap penyelenggaraan jaringan telekomunikasi dan penyelenggaraan jasa telekomunikasi, yaitu :
  1. Penyelesaian perselisihan antar penyelenggara jaringan telekomunikasi dan penyelenggara jasa telekomunikasi;
  2. Penggunaan alat dan perangkat telekomunikasi;
  3. Penerapan standar kualitas layanan.
Nah, Segitu dulu dari ane Daks,
see ya at Next Post yoot..


ISP - Stage : Hukum dan Perundang - undangan ISP



Wilujeng ngeBlog Daks..

Dipostingan kali ini ane akan membahas mengenai beberapa peraturan dan hukum yang diterapkan di Indonesia yang berkenaan dengan Internet Service Provider.
Langsung Cekibrot Daks..

Ada berapa peraturan nih Jang Admin di Indonesia??

Undang - Undang Dasar 1945
UUD 1945 telah diamandemen empat kali antara 1999 dan 2002. Sebelum  diamandemen  UUD 1945 tidak secara eksplisit menegaskan hak-hak asasi manusia. Contohnya, Pasal 27 (1 and 2) and 28 hanya mengakui adanya prinsip-prinsip of kesetaraan dalam hukum, kebebasan berserikat dan berkumpul, dan kebebasan mengeluarkan pendapat. Setelah amandemen ditetapkan, maka UUD 1945 memiliki beberapa pasal yang secara eksplisit menegaskan  penghormatan atas hak-hak asasi manusia  dan di jamin oleh negara. 10 Pasal telah dimasukkan ke dalam UUD 1945 (e.g. articles 28A, 28B, 28C, 28D, 28E, 28F, 28G, 28H, 28I and 28J (Persandingan UUD 1945, 2002: 49-57), membuktikan bahwa Indonesia telah menggunakan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (Universal Declaration of Human Rights).

TAP MPR No. XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia
TAP MPR ini melindungi  kebebasan berekspresi sebagai berikut:
  • Setiap orang berhak atas kebebasan menyatakan pikiran dan sikap sesuai hati nurani (Pasal 14);
  • Setiap orang berhak atas kemerdekaan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat (Pasal 19);
  • Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya Setiap orang berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan,  mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.
  • Hak warga negara untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi dijamin dan dilindungi.
Lalu, Indonesia mengesahkan UU No. 39 of 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Pembukaan UU tersebut menyatakan “bahwa bangsa Indonesia sebagai anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa mengemban tanggung jawab moral dan hukum untuk menjunjung tinggi dan melaksanakan Deklarasi Universal tentang Hak Asasi Manusia yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta berbagai instrumen internasional lainnya mengenai hak asasi manusia yang telah diterima oleh negara Republik Indonesia.” UU tersebut juga menyatakan “Setiap orang berhak untuk menyampaikan pendapat di muka umum”.

RUU Konvergensi Telematika
Untuk menghadapi adanya konvergensi antara media tradisional dan media baru, Menkominfo membuat RUU Konvergensi Telematika, yang di usulkan oleh pemerintah sebagai UU yang akan menggantikan UU Telekomunikasi, Informasi dan Transaksi Elektronik, dan Penyiaran secara tergabung dan akan mengatur telekomunikasi dan TIK di Indonesia.
Telematika di definisikan secara luas sebagai aplikasi apa saja yang menggunakan Internet untuk disampaikan (misalnya suara, gambar, data, layanan berbasis konten, e-commerce, dan layanan lainnya yang disediakan melalui aplikasi). Telematics is defined broadly as any kind of application which uses the Internet to transmit (e.g. voice, images, data, content based services, e-commerce, as well as other services provided through applications). Bahwa Pemerintah membuat suatu peraturan perundang-undangan dengan definisi yang sangat luas menyebabkan kekhawatiran bahwa peraturan tersebut akan digunakan untuk mengontrol konten dan informasi online.  Setelah dikritik oleh masyarakat  banyak, Kominfo memutuskan agar RUU Konvergensi Telematika ditinjau ulang. Lalu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) juga telah menyetujui revisi RUU Penyiaran. Apabila draft ini kemudian ditetapkan menjadi undang-undang, maka RUU Konvergensi Telematika tidak lagi diperlukan.

UU No. 11 of 2008
UU No. 11 of 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) disahkan pada tanggal 21 April 2008, dan merupakan cyber law pertama di Indonesia dan instrumen perundang-undangan utama yang dipakai untuk mengatur konten online.
Bab VII dari UU ITE menyebutkan semua hal-hal yang dilarang, termasuk dengan sengaja dan tanpa hak  mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang memiliki :
  • Pelanggaran Kesusilaan
  • Perjudian
  • Penghinaan / Pencemaran Nama Baik
  • Pemerasan dan Pengancaman
Pada tahun 2013, Kominfo menyatakan bahwa mereka akan memprioritaskan untuk merevisi  UU ITE. Terutama yang  menjadi perhatian adalah Pasal 27 (2) mengenai pencemaran nama baik. Gatot S. Dewa Broto selaku  Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo, menyatakan bahwa hukuman pidana selama 6 tahun dengan denda Rp 1 miliar  dinilai oleh banyak kalangan terlalu berat, karena hukuman tersebut lebih berat dari yang tercantum dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang menyatakan bahwa hukuman adalah sembilan bulan penjara. Informasi yang kami buat mengenai pengontrolan konten menjelaskan dengan lebih detail bagaimana UU ini, yang digunakan bersama dengan UU lainnya, seperti UU  No. 44 of 2008 tentang Pornografi (UU Anti-Pornografi), KUHP Pasal 207-208, 310-21, dan 335 tentang pencemaran nama baik, dan beberapa  UU lainnya yang melarang penodaan agama, termasuk UU No. 1/PNPS/1965 (Penetapan Presiden), digunakan untuk mengatur konten.
 UU ITE juga tadinya mengandung pasal mengenai intersepsi dan penyadapan, Pasal 31 (4), yang mengamanatkan Pemerintah untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah tentang hal itu. Tetapi setelah adanya judicial review yang di ajukan oleh  Anggara, Supriyadi Widodo Eddyono, dan Wahyudi Djafar dari ELSAM, Mahkamah Konstitusi  dalam putusannya telah menganulir Pasal 31 (4) karena adanya kontradiksi dengan Pasal 28G (1), 28J (2) dari UUD 1945. Kemudian, karena penyadapan memberikan pembatasan pada hak privasi individu, maka penyadapan harus diatur dengan Undang Undang dan bukan hanya dengan Peraturan Pemerintah.

RUU Tata Cara Intersepsi
Di Indonesia, ada setidaknya 12 peraturan perundang-undangan, dua peraturan pemerintah dan dua peraturan mentri yang menjelaskan mekanisme penyadapan oleh badan negara atas nama penegakan hukum. Pada bulan January 2013, Gatot S. Dewa Broto, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo, menyatakan bahwa RUU Tata Cara Intersepsi sedang dibuat sebagai inisiatif Pemerintah kumulatif terbuka.  Informasi yang kami  buat mengenai pengawasan Internet (Internet surveillance) menjelaskan secara lebih lengkap mengenai masalah-masalah hukum dan operasional tentang penyadapan di Indonesia.

RUU Tindak Pidana Teknologi Informatika
DPR telah memulai menyusun RUU Tindak Pidana Teknologi Informatika (TIPITI) sebagai tanggapan akan  meningkatnya jumlah kasus cybercrime di Indonesia. Pada saat pertama kali diumumkan kepada publik, RUU tersebut dianggap mengancam kebebasan berekspresi karena aturan-aturan di dalamnya dianggap terlalu luas dan menjatuhkan hukuman yang lebih berat daripada yang terkandung di dalam UU ITE yang kontroversial (e.g. pidana 30 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar menurut draft tahun 2009). RUU tersebut telah diprioritaskan pada Program Legislasi Nasional tahun 2010, tetapi RUU tersebut baru diselesaikan pada tahun 2012 akibat adanya tekanan dari Kominfo. Sejak bulan Maret 2012, RUU tersebut masih menunggu untuk disahkan.

Inisiatif Keamanan Cyber dan Regional
Sebagaimana banyak negara lainnya, Indonesia melihat bahwa cybersecurity telah menjadi prioritas utama, dan strategy cyber security sedang dikembangkan oleh Pemerintah. Indonesia telah menjadi Anggota Penuh dari APCERT (Asia Pacific Computer Emergency Response Team) dan FIRST (Forum for Incident Response and Security Team) dan Anggota Penuh dan Pendiri dari OIC-CERT (Organization of the Islamic Conference-Computer Emergency Response Team).  Sejak 2010, RUU mengenai cybercrime dan RUU mengenai ratifikasi Konvensi Uni Eropa mengenai Cybercrime telah dimasukkan dalam Program Legislasi Nasional sebagai prioritas untuk dibahas. Apapun komponen dari strategi cybersecurity tersebut, pastinya akan mempengaruhi karakter dari pengontrolan informasi di Indonesia. Strategi tersebut akan mencerminkan perbedaan kepentingan diantara berbagai kepentingan  domestik dengan kepentingan tertentu dan para pemangku kepentingan, dan juga pengaruh  regional dan internasional,  dan partisipasi Indonesia dalam forum regional dan forum-forum lainnya. Terutama, organisasi regional, Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), dimana Indonesia merupakan anggota pendiri, akan menjadi sumber utama pengaruh dan sumber norma-norma dan praktek-prakteknya. Pada bulan September 2013, ASEAN mengumumkan bahwa perjanjian perihal cybersecurity telah tercapai antara negara-negara anggota, dimana Indonesia dan anggota lainnya akan secara bersama mengembangkan mekanisme untuk melawan cyber attack, mengkoordinasi pelatihan, dan berbagi informasi mengenai ancaman cyber attack —  yang sudah dipraktekkan oleh beberapa anggota CERT di Asia Tenggara.  Bekerja sama dengan para kolega kami di Asia Tenggara, kami akan terus memonitor perkembangan ini, terutama dengan akan adanya ASEAN Economic Community pada tahun 2015, dan kami akan menerbitkan sejumlah laporan mengenai inisiatif cybersecurity di Asia. 

Nah, segitu dulu ulasan dari ane mengenai peraturan pemerintah yang ada di Indonesia dan sekitarnya.
See ya at Next Post yo Daks..

Sumber :
  1. Totok Sarsito, “The Indonesian Constitution: Why it was amended,” Journal of International Studies, 3 (2007), http://www.myjurnal.my/public/issue-view.php?id=2125&journal_id=217
  2.  Kikue Hamayotsu, “The Limits of Civil Society in Democratic Indonesia: Media Freedom and Religious Intolerance”, Journal of Contemporary Asia, 2013, http://dx.doi.org/10.1080/00472336.2013.780471
  3.  Article 1 (1) of Law No. 36/1999, http://dittel.kominfo.go.id/wp-content/uploads/2013/06/36-TAHUN-1999.pdf
  4.  Article 4 (1) of Law No. 36/1999, http://dittel.kominfo.go.id/wp-content/uploads/2013/06/36-TAHUN-1999.pdf
  5.  For more information on Criminal Defamation Law, please see Human Rights Watch’s “Turning Critics into Criminals: The human rights consequences of Criminal Defamation Law in Indonesia.” http://www.hrw.org/sites/default/files/reports/indonesia0510webwcover.pdf
 

Thursday, March 24, 2016

ISP - Stage : Infrastruktur Internet Di Indonesia

Wilujeng ngeBlog Daks..

Dipertemuan kali ini ane masih akan membahas secara general infrastruktur internet di Indonesia Daks, karena seperti yang ente tahu Indonesia tuh Gede banget kan. Dan dengan meningkat tajamnya pengguna internet di Indonesia, infrastruktur di negara kita secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap perkembangan IT di beberapa negara tentangga. Langsung Cekibrot aja deh Daks..

Jadi Internet di Indonesia itu kayak gimana sih Jang Admin??

Indonesia memiliki lebih dari 300 penyedia jasa Internet  (Internet Service Provider (ISP)), 35 dari mereka memiliki infrastruktur jaringan sendiri. PT Telkom adalah perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, dengan 8,6 juta pelanggan fixed wire-line, 14,2 juta pelanggan fixed wireless   dan 107 juta pelanggan seluler, terhitung bulan Desember 2012.  PT Indosat adalah operator seluler kedua terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 55 juta pelanggan seluler. PT Telkom dan PT Indosat keduanya  merupakan Perusahaan BUMN yan diprivatisasi  sebagian pada tahun 1990an. Pemerintah memiliki saham di kedua perusahaan, termasuk lebih dari 50 persen kepemilikan pada PT Telkom.

Dengan maraknya perkembangan ISP, pertumbuhan  media industri di Indonesia telah menghasilkan suatu oligopoli media dan konsentrasi kepemilikan media di tangan beberapa perusahaan. 12 Perusahaan konglomerat besar mengontrol hampir semua kanal media di Indonesia, termasuk penyiaran, media cetak, dan media online. Misalnya, Berita Satu Media Holding, sebuah perusahaan media baru di bawah Lippo Group, telah mendirikan sebuah Internet-Protocol Television (IPTV) yaitu BeritasatuTV, kanal media online beritasatu.com, dan juga memiliki beberapa surat kabar dan majalah. Lalu, sebagian dari grup media ini dimiliki oleh beberapa individu yang aktif dalam kancah politik  contohnya  Aburizal Bakrie adalah ketua umum Golkar, salah satu partai politik terbesar di Indonesia dan pemilik dari Visi Media Asia (atau dikenal dengan nama VIVA), yang memiliki stasiun televisi seperti ANTV, tvOne, Vivasky dan Sport One, dan juga situs berita online VIVA.co.id. Surya Paloh, pendiri partai politik baru, Nasional Demokrat (NasDem), adalah pemilik dari Media Group, yang mengoperasikan stasiun televisi MetroTV dan menerbitkan surat kabar Media Indonesia, Lampung Post, dan Borneonews, dan tabloid, Prioritas. Monopoli media dimungkinkan oleh Undang-undang Penyiaran No. 32 tahun  2002, yang menetapkan batasan-batasan yang tidak jelas mengenai kepemilikan penyiaran swasta, dan seperti yang akan dijelaskan di bawah ini, DPR dan Pemerintah sedang menyusun RUU Penyiaran yang baru untuk menggantikan UU 32 tahun 2002. Mendekati Pemilu 2014, ada kekhawatiran bahwa konglomerasi media ini akan mempengaruhi kebebasan pers.

Kementrian Komunikasi dan Informatika, melihat betapa penting adanya Internet yang berkecepatan tinggi untuk pembangunan ekonomi dan sosial, meluncurkan program dengan nama “Indonesia Connected” untuk meningkatkan konektivitas dari daerah perbatasan dan pedalaman. Perkembangan ini di implementasikan melalui jaringan kabel fiber-optic “Palapa Ring” di seluruh Indonesia. Kementrian Kominfo memperkirakan bahwa pembangunan dari jaringan tulang punggung  (backbone) telah mencapai 80 persen, meliputi Nangroe Aceh Darussalam (Sumatera) Ring, Jawa-Kalimantan-Sulawesi-Denpasar-Mataram Ring dan Mataram-Kupang Ring. Beberapa perusahaan terlibat  dalam proyek ini, termasuk PT Telkom dan PT Indosat. Baru-baru ini, Grup Lippo mengumumkan bahwa perusahaan tersebut bekerja sama dengan JSAT, perusahaan telekomunikasi terbesar di Jepang, untuk meningkatkan konektivitas Internet di Papua, melalui pemasangan  VSAT (very small aperture terminal). Jarak antara Manado (Sulawesi) sampai Papua (5.194 kilometer) akan memiliki jaringan  fiber-optic setelah proyek Palapa Ring selesai.

Proyek Palapa Ring memiliki 35.280 kilometer kabel bawah laut dan banyak dari kabel-kabel tersebut dihubungkan ke Singapura (Lihat Figur 2), yang berada di persimpangan jalan antara Asia Pasifik dan Eropa dan merupakan pusat untuk banyak kabel bawah laut yang digunakan untuk infrastruktur Internet dan telekomunikasi. Salah satu organisasi yang merupakan mitra dari Citizen Lab, Privacy International, telah melakukan riset mengenai penyedia teknologi penyadapan, termasuk teknologi dan sistem penyadapan untuk kabel bawah laut. Menurut surat kabar Sydney Morning Herald (SMH), informasi yang diberikan oleh Edward Snowden, pembocor rahasia pemantauan intelijen Amerika Serikat, menunjukkan bahwa  Government Communications Headquarters (GCHQ) dari pemerintah Inggris mengumpulkan data dari dan menuju Inggris dan Eropa Timur melalui salah satu kabel bawah laut milik Indonesia, SEA-ME-WE-3, yang merupakan salah satu kabel optik bawah laut terpanjang di dunia dengan titik pendaratan di Medan dan Jakarta, Indonesia. Sumber intelijen Australia juga memberi tahu Fairfax Media, yang memiliki SMH, bahwa intelijen Singapura bekerja sama dengan Australia dalam mengakses dan membagi komunikasi yang dibawa oleh kabel tersebut.

Submarine_Cable_Map_correct
Peta Kabel Bawah Laut Indonesia

Indonesia tidak memiliki sistem infrastruktur Internet yang tersentralisasi dan memliki beberapa sambungan ke jaringan internasional. Indonesia Internet Exchange (IIX), merupakan Internet exchange point (IXP) pertama di Indonesia, dan di operasikan oleh Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) (Lihat Figur 3). IXP yang kedua di Indonesia, OpenIXP, di jalankan oleh Indonesia Data Center (IDC). Pemerintah Indonesia mengharuskan agar para penyedia jasa Internet harus mendaftarkan IP Transit mereka dari Network Access Provider ke upstream global. Para IXP, oleh karena itu, hanya melakukan fungsi lokal/domestik di antara para penyedia jasa Internet di Indonesia.

Nah, kira - kira segitu dulu Daks ulasan dari ane. Jika pemerintah benar - benar serius melakukan pembangunan sektor IT yang didukung oleh management dan infrastruktur yang baik, kede[annya ane yakin indonesia bisa menjadi salah satu negara dengan basis IT terbesar.
See ya at Next Post..

Sumber :
  • PowerPoint Presentation by Harijanto Pribadi, Department Head of IIX APJII, https://citizenlab.org/wp-content/uploads/2013/10/IIX-APJII2012-APNIC34-Final.pptx
    Also known as the Ministry of Communication and Information Technology (Kominfo).
  • Totok Sarsito, “The Indonesian Constitution: Why it was amended,” Journal of International Studies, 3 (2007), http://www.myjurnal.my/public/issue-view.php?id=2125&journal_id=217

ISP - Stage : ISP Pertama di Indonesia



Wilujeng ngeBlog Daks..

Setelah di postingan sebelumnya kita membahas mengenai sejarah perkembangan ISP di Indonesia (postingan yang ini) tentunya kita gak bisa mengesampingkan tentang provider ISP pertama di Indonesia Daks.. Yot langsung kita cekibrot..


Siapakah yang pertama Jang Admin??

ISP pertama di Indonesia adalah IPTEKNET (http://www.iptek.net.id/) yang beroperasi penuh menjelang awal 1994. Pada tahun yang sama P.T. IndoInternet (http://www.indo.net.id/) atau IndoNet yang dipimpin secara part-time oleh Sanjaya mulai beroperasi. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia yang pada awalnya memanfaatkan lisensi dari P.T. Lintas Arta.
Sambungan awal ke Internet oleh IndoNet dilakukan menggunakan metode dial-up. IndoNet berlokasi di di daerah Rawamangun, Jakarta, di kompleks dosen UI. ISP yang tidak lama menyusul IndoNET adalah RadNet (http://www.rad.net.id/).


 Pada Gambar di atas diperlihatkan sambungan jaringan Internet di Indonesia pada bulan November 1994. Sebagian besar sambungan masih menggunakan teknologi radio paket pada kecepatan 1,2 Kbps (1200 bps). Banyak sambungan, terutama yang berlokasi di Bandung, tersambung menggunakan walkie talkie pada band 2 meter atau frekuensi sekitar 144-148MHz milik Amatir Radio. Teknik ini yang kemudian hari berkembang menjadi Internet menggunakan radio.

Nah, Sekian dari ane Daks, See ya at Next Post yoot..

ISP - Stage : Flashback Sejarah Internet Indonesia

 
Wilujeng ngeBlog Daks,
Masih bertema tentang ISP nih Daks, kali ini kita akan flashback tentang masa - masa indah yang dilalui bersamanya (Jang Admin mendadak baper gini euy) awal mula masuknya internet ke negeri kita tercinta ini Daks..
Yot Langsung cekibrot aja Daks..

Pada Zaman Dahulu Kala..

Sejarah internet di Indonesia berakar pada Local Area Network [LAN] di Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung. Namun, meski berasal dari kalangan akademis, internet menjadi booming berkat masuknya para pemain industri yang melihat potensi meraup keuntungan dari “mainan” yang saat itu (1990-an) masih relatif baru. Saat itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa diantara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada perkembangannya kemudian yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktivitasnya, terutama yang melibatkan perdagangan Internet.

•    Awal Internet Indonesia
Berdasarkan catatan whois ARIN dan APNIC, protocol internet (IP) pertama dari Indonesia, UI-NETLAB (192.41.206/24) didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama yang sudah melegenda di awal pembangunan internet Indonesia di tahun 1992-1994. Mereka telah menyebarkan keahlian dan pengabdiannya dalam membangun bagian-bagian sejarah jaringan computer di Indonesia.
Istilah "Internet" pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai  protokol universal untuk jaringan tersebut. Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut. Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.

•    Internet Service Provider Indonesia
ISP (Internet Service Provider) yang dioperasikan dengan mengambil keuntungan pertama di Indonesia adalah IndoNet. Di sekitar tahun 1994, IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya mulai beroperasi. Pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui tentang kesempatan-kesempatan bisnis internet dan masih sedikit sekali pengguna internet di Indonesia. Sambungan awal ke internet dilakukan menggunakan dial-up oleh IndoNet, sebuah langkah yang cukup berani dan mengandung resiko.
Lokasi IndoNet masih di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI, kebetulan Ayah Sanjaya adalah dosen UI.
Akses awal di IndoNet mula-mula memakai mode teks dengan shell account, browser Lynx dan email client pine pada server AIX.
Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network  Working Group (INWG) dibuat untuk  meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai "Bapak Internet".
Mulai 1995, beberapa BBS di Indonesia seperti Clarissa menyediakan jasa akses Tel-net ke luar negeri.
Dengan memakai remote browser Lnyx di Amerika Serikat, maka pemakai internet di Indonesia bisa akses internet (HTTP).
Perkembangan terakhir yang perlu diperhitungkan adalah cenderung meluas ke arah e-commernce dan warung internet yang satu dan lainnya saling membantu menghasilkan masyarakat Indonesia yang lebih kompak di dunia informasi

·         Pengguna Awal Internet Lewat CIX dan Compuserve
Sejak 1988, CIX (Inggris) menawarkan jasa E-mail dan Newsgroup. Terakhir  menawarkan jasa akses HTTP dan FTP. Beberapa pengguna internet memakai modem 1200 bps (byte per second) dan saluran telpon Internasional yang sangat mahal untuk mengakses internet.
Sejak 1989, Compuserve (AS) juga menawarkan jasa E-mail dan akhirnya Newsgroup, HTTP/FTP. Beberapa pengguna Compuserve memakai modem yang dihubungkan dengan Gateway Infonet yang terletak di Jakarta. Biaya akses Compuserve masih mahal, tetapi jauh lebih murah dari CIX.
Wah, jangan pada merem dong Daks, mentang - mentang ane bahas tentang masa lalu nih (kagak tau ngantuk apa mendadak terbayang mantan haha). Ternyata sejarah internet di Indonesia memang panjang ya Daks, kita sebagai anak muda yang "tau makenya doang" harus banyak berterima kasih nih sama tokoh  yang udah membantu perkembangan Internet di Indonesia Daks.. Ya udah ya Daks daripada ane babling too much gak jelas mending sekian dah dari ane.. See ya at Next Post yoot...

Wednesday, March 16, 2016

theMessenger : the Invincible IyAA Messenger

Wilujeng ngeBlog Daks,

Dipostingan kali ini ane akan membahas tentang aplikasi buatan lokal (lagi) yang klo menurut ane yang pecinta komik dan anime tuh keren abis  Daks.. Mau Tau?? Cekibrot aja dah Langsung..

Iyaa Messenger, aplikasi baru untuk Android & iOS ini, membuat siapapun bisa chatting dengan berbagai macam karakter dan emoticon kartun lucu, yang secara langsung terkirim sebagai pesan. Menariknya, aplikasi ini tidak hanya sekadar sebuah teks, tapi bisa menampilkan berbagai macam karakter dari avatar, sekaligus background yang menggambarkan komik.



Fungsi utama dari Iyaa Messenger ialah berkomuniksi dengan teman berbentuk kartun. Secara otomatis, kartun terbentuk saat Anda sedang mengobrol. Beberapa teks juga divisualisasikan melalui karakter dan latar belakang yang unik. Mulai dari sedih, bahagia, marah, bad mood, dan masih banyak lagi. Uniknya lagi, karakter- karakter tersebut bisa beradegan layaknya sebuah komik. Anda dan teman chatting bisa saling bertengkar, bersenang- senang, dan lain sebagainya yang memberi kesan lucu. Melalui aplikasi ini, Anda seolah-olah menjadi sosok kartun yang setiap karakternya bisa berubah-ubah.


Iyaa Messenger yang dibangun oleh IONsoft, sayangnya hanya bisa digunakan dengan pemilik Iyaa ID, atau ibaratnya hanya pengguna Iyaa Messanger. Jadi, sebelum menggunakannya, Anda harus membuat account Iyaa ID. Meski begitu, tetap tidak mengurangi sisi menarik yang ditampilkan aplikasi berbasis android & Ios ini. Bahkan, aplikasi ini telah menerapkan sistem reward berdasarkan frekuensi penggunaan. Anda akan mendapatkan pengalaman poin berdasarkan aktivitas. Anda seperti chat, mengundang teman teman, pembelian barang, dan mendapatkan kenaikan suku bunga setelah mencapai titik tertentu. Setelah kenaikan tingkat, Anda akan mendapatkan sejumlah emas (mata uang game virtual), sesuai dengan peringkat Anda.
Sistem jaringan yang digunakan bisa dengan koneksi WI-FI, dan jaringan data. Memungkinkan aplikasi menerima pesan untuk perangkat yang dikirim oleh layanan aplikasi. Jika tidak menggunakan Wi-Fi, Anda akan dikenakan penggunaan data karena dapat menyebabkan kelebihan penggunaan data. Oleh sebab itu, penggunaan Iyaa Messenger bisa dikatakan harus melalui jaringan internet penuh. Aplikasi ini bisa Anda download di Google Play Store & Apple App Store, secara gratis! Silahkan menikmati pengalaman berbeda dalam berkomunikasi dengan Iyaa Messenger.

Tuesday, March 15, 2016

theMessenger : LiteBig Ragnarok Part #2



 
Wilujeng ngeBlog Daks,

Di Sequel kali ini ane masih akan membahas mengenai aplikai littleBig Messenger Daks (postingan sebelumnya disini). Langsung aja Cekibrot yot..

1. Dapat diunduh dan digunakan secara gratis.
Jika Anda mendownload liteBIG Messenger di platform Android, maka Anda dapat menikmati fitur chatting sepuasnya tanpa dikenakan biaya, baik itu pesan nasional maupun internasional.

2. Koreksi Typo
liteBIG Messenger memungkinkan anda mengoreksi pesan yang sudah terkirim, sehingga kesalahan tulisan bisa segera dibenahi.

3. Fitur transfer file dan data multimedia.
liteBIG Messenger juga memiliki fitur pengiriman file berupa documents, audio, video, dan lain-lain.

4. Group chat
Fitur ini memungkinkan anda membuat sebuah grupm percakapan dengan teman-teman anda.

5. Penambahan kontak secara otomatis.

Semua kontak yang berada di smartphone anda dan terhubung dengan liteBIG Messenger bisa langsung ditampilkan di daftar kontak liteBIG Messenger.

6. Hanya perlu nomor telepon.
liteBIG Messenger tidak menggunakan PIN, username, atau “alamat” khusus untuk menjangkau penggunannya. Cukup dengan nomor telepon, anda sudah bisa mengontak teman anda.

7. Fitur penyimpanan pesan secara offline.
Bila perangkat anda sedang offline, maka liteBIG Messenger akan membantu menyimpan pesan yang terkirim ke perangkat anda sampai anda menemukan jaringan internet lagi.

8. Fitur update ala media sosial.
liteBIG Messenger juga memilii fitur seperti Status, Profil, dan Cover, yang bisa diubah-ubah layaknya media sosial dan sejumlah aplikasi chat yang telah populer saat ini.

9. Beragam sticker dan emoticon.
liteBIG Messenger juga menyediakan beragam sticker dan emoticon yang membuat chatting anda semakin ekspresif.

10. Terdapat akun resmi liteBIG Messenger
Bila anda telah mengunduh liteBIG Messenger, maka anda akan terhubung dengan akun resmi liteBIG Messenger. Akun ini berfungsi untuk mengumumkan update terbaru, info terbaru, dan sejenisnya.

Nah lumayan keren juga kan Daks aplikasi LiteBig Messenger ini. Yot kita pake produk dalam negeri - termasuk software ini  Daks..
See ya at Next Post yoot.

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html